Senin, 25 Mei 2015

7 Hujan Paling Aneh, Dari Hujan Uang Sampai Hujan Darah



Hujan pada dasarnya berupa air, namun apa yang terjadi jika hujan itu bukan air. Pasti seluruh orang akan dibuat heboh seketika kalau seandainya hujan itu bukan air.

Misalnya saja hujan uang, di mana ribuan uang berjatuhan dari langit. Atau hujan darah, di mana air yang turun bukan air bening pada umumnya melainkan air berwarna merah darah yang mengerikan.

Percaya atau tidak, fenomena semacam itu memang benar-benar pernah terjadi di beberapa belahan Bumi ini. Bahkan para ilmuwan pun dibuat bingung dengan beberapa fenomena hujan semacam itu.

Penasaran seperti apa fenomena hujan paling aneh? Berikut ulasannya

7. Hujan Uang



Pada Februari lalu, ribuan uang senilai 500 dirham atau sekitar Rp 1,7 juta berterbangan di jalan raya. Sontak kejadian itu langsung membuat para pengendara yang tengah memadati jalanan kala itu berhenti sejenak untuk memanen uang yang berjatuhan dari langit.

Jika ditotalkan, uang yang berjatuhan tersebut diperkirakan mencapai 2 sampai 3 juta dirham atau sekitar Rp 7-10 milliar.

Namun, pihak otoritas tidak bisa menjelaskan darimana uang itu berasal. Menurut dugaan, uang itu ditiup angin yang berhembus di wilayah Jumeirah di Dubai selama beberapa menit.

6. Hujan Laba-Laba


Beberapa waktu lalu, sebuah kota kecil di Australia diguyur hujan bayi laba-laba. Ratusan laba-laba kecil turun dari langit, membuat kota tersebut diselimuti jaring laba-laba.

Warga di kota Goulburn menceritakan bagaimana matahari hampir tertutup laba-laba kecil jenis arakhnida dan jaring laba-laba berjatuhan ke tanah selama beberapa hari.

Fenomena ini disebabkan karena laba-laba jenis arakhnida sedang melakukan migrasi dengan cara naik ke pepohonan dan kemudian melompat dengan menggunakan jaringnya sebagai parasut.

5. Hujan Cacing


Ahli meteorologi dan biologi dibuat bingung dengan fenomena hujan cacing yang jatuh di langit Norwegia beberapa waktu lalu.

Menurut kantor berita Norwegia, The Local, fenomena aneh itu pertama kali ditemukan oleh guru biologi bernama Karstein Erstad ketika ia sedang bermain ski di pegunungan bersalju. Dia menemukan ribuan cacing tanah di permukaan salju dan tampak sudah mati. Namun, ketika Erstad mendekatinya, cacing-cacing itu masih hidup.

Awalnya Erstad berpikir bahwa cacing tersebut merangkak keluar dari bawah permukaan salju. Tetapi menurutnya itu tidak mungkin karena salju di sana memiliki ketebalan mencapai setengah meter.

Salah satu teori mungkin bisa menjelaskan tentang fenomena hujan cacing bisa terjadi. Ribuan cacing tersebut mungkin terangkat oleh badai tornado, membawa mereka jauh dari tempat asalnya dan kemudian jatuh di suatu tempat.

4. Hujan Ubur-Ubur


Pada tahun 2009, puluhan ubur-ubur bintang jatuh dari langit Skotlandia. Para ilmuwan yang ditugaskan oleh National Geographic melakukan tes terhadap hewan laut menyengat itu, tetapi mereka tidak menemukan DNA di dalam tubuh hewan tersebut. Belum ada penjelasan yang pasti bagaimana ubur-ubur tersebut bisa sampai di sana.

3. Hujan Ikan di Gurun


Pada umumnya gurun sangat jauh dari lautan, jadi sangat tidak mungkin jika ada hujan ikan di gurun. Namun, pada tahun 2004, penduduk setempat melaporkan ikan jatuh dari langit di sebuah situs Lajamanu di tepi Gurun Tanami, yang terletak beratus-ratus kilometer dari pantai. Tidak ada yang tahu percis bagaimana ikan-ikan itu bisa sampai di sana.

2. Hujan Burung Jalak


Pada Maret 2010 lalu, lebih dari seratus burung jalak jatuh dari langit dalam keadaan mati di desa Somerset, di Coxley dekat Wells. Asal-usul ratusan burung jalak itu bisa mati dan berjatuhan tidak diketahui secara pasti. Menurut beberapa dugaan, burung itu keracunan gas yang tersebar di udara.

1. Hujan Darah


Hujan yang satu ini mungkin menjadi hujan paling mengerikan. Fenomena hujan darah pernah terjadi di India pada Februari lalu.

Tak hanya karena warna iar hujannya yang berwarna merah, setelah diteliti ternyata air hujan itu memang mengandung sel darah merah. Fenomena ini berhasil diabadikan dalam sebuah video yang tersebar luas di dunia maya.

Bookmark and Share

Artikel Terkait



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Indeks Blog