Rabu, 14 Oktober 2015

Inilah Alasan Mengapa Babi tak Layak Dikonsumsi



Bagi umat Islam, mengkonsumsi daging babi adalah haram (tidak boleh). Jangankan memakan dagingnya, memegang babi juga termasuk najis berat. Meski begitu, daging babi masih marak digunakan sebagai bahan membuat makanan. Bahkan tak hanya dagingnya, minyak babi atau bagian tubuh babi yang lain pun digunakan pula dalam campuran makanan.
Selain haram, ternyata dari segi kesehatan ada beberapa alasan kuat yang membuat babi tidak layak untuk dikonsumsi.
Babi / syracuse.com
Inilah alasan mengapa babi tak layak dikonsumsi :
  1. Babi tak Memiliki Leher

    Hewan konsumsi disembelih melalui leher. Tapi jika babi halal, kenapa Allah SWT tidak menciptakan leher bagi babi. Lalu bagaimana babi dapat disembelih tanpa harus menyakitinya? Jika babi dihalalkan, tentunya Allah SWT akan menciptakan leher pada babi agar mudah disembelih.
  2. Bau Pesing pada Daging Babi

    Para peneliti mengatakan bahwa praeputium babi sering bocor, sehingga urin dapat merembes ke daging. Akibatnya, terdapat bau pesing pada daging babi.
  3. Babi Hewan Paling Rakus

    Tidak ada hewan lain yang dapat menandingi kerakusan babi. Babi akan memakan apa yang ada di hadapannya terus hingga habis, ketika sudah habis dan perutnya penuh, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi. Apapun yang ada di depannya ia makan, termasuk kotoran manusia dan kotorannya pun dimakan.
  4. Babi Hewan Paling Jorok

    Tak hanya rakus, babi pun termasuk hewan paling jorok. Ia mengencingi kotorannya dan bahkan mampu ia makan kembali. Babi satu-satunya mamalia pemakan tanah. Jika dikonsumsi, kulit orang pengkonsumsi babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
  5. Babi Sumber Penyakit

    Di dalam babi, terkandung banyak sekali cacing pita. Jika orang mengkonsumsi daging babi, tak mustahil mereka juga menelan cacing pita yang ada pada babi. Cacing pita ini akan terus tumbuh di usus manusia dan berkembang biak melalui feses.
    Tak hanya itu, mengkonsumsi babi menyebabkan penyakit kanker anus dan kolon. Negara dengan tingkat konsumsi daging babi banyak seperti Eropa, Amerika, India, China, masyarakatnya banyak terkena penyakit tersebut. Sementara di negara Islam, sangat sedikit kasus penyakit karena babi.
Masya Allah, itulah kenapa agama Islam mengharamkan umat-Nya mengkonsumsi babi.

Bookmark and Share

Artikel Terkait



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Indeks Blog