Senin, 05 Januari 2015

Wow Ada Baju Zirah Khusus Untuk Kucing Dan Tikus lho

Dragon Cat

Bat Cat


Samurai Siamese

Crusader army

Tournament Cat

15th Century Maximilian Rat

Rose

Tournament Cat

Tournament Mice

Persian Cat

Gladiator Cat Helmet

White Knight Cat

Elven Princess

Persian Cat and Crusader Mouse

Edo Period Samurat General














sumber : bored panda

Keindahan Danau-Danau Yang Membeku yang mengagumkan

1 Es Zamrud Di Danau Baikal, Russia


 

2 Gelembung Es Di Danau Abraham , Canada

Bubbles Under The Ice Of Abraham Lake, Canada

3 Pengendara Kuda Di atas Danau Di Siberia, Russia

Ice Rider In Siberia, Russia

4 Kolam Switzerland

Pond In Switzerland

5 Kolam Di Jepang

Blue Pond In Japan

6 Bunga Es Di Lautan Artik

7.Danau Abraham , Canada

Bubbles In The Ice Of Abraham Lake In Canada

8 Danau Druzhby Di Antarctica

Lake Druzhby In Antarctica

9 Kolam Yang Membeku

Frozen Pond

10 Danau Es Membentuk Pola Giometris di Utara Oregon, USA

Geometric Pond Ice In Southern Oregon, USA

11 Danau Baikal Di Russia

Baikal Lake In Russia

12 Danau McDonald Di Montana, USA & Danau Abraham,  Canada

Lake McDonald In Montana, USA & Abraham Lake In Canada

13 Danau Di Alberta, Canada

Abraham Lake In Alberta, Canada

14 Danau Baikal, Russia

Nothern Baikal In Russia

15 Danau Belmeken Di Rila National Park - Bulgaria

Belmeken Lake In Rila National Park - Bulgaria 

sumber : Bored panda

Sabtu, 03 Januari 2015

Lomba Unik : Lomba Lompat Kelinci Kaninhop Club

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVejP6yqwnR98JDfCZrapQ-sQ4qQImBCgyVa0NA_ZQa7dODGSQIABXWMzQ7moOolHRnsi_iMQ1z4NsxfZurpSNoXu6SFm6vKVduZB5xAQ5yym1EF4dDUpHC9Zl42ln1uXFe2gAm5k5fzw/s1600/Rabbit+dressage+set+to+take+the+world+by+storm+5.jpg

Anda sudah pernah melihat pacuan kuda? nah mungkin olahraga ini di ilhami oleh pacuan kuda, bedanya pemainnya adalah kelinci dan anda jelas tidak bisa menungganginya.

Kelinci jelas lebih suka lompat-lompat daripada ngesot, nah inilah yang mengilhami orang Eropa (Swedia ada juga yang bilang Skandinavia) untuk mengadakan lomba unik ini pada awal tahun 80-an. Lomba ini lalu mengilhami penduduk kota Jena, Jerman mengadakan Kaninhop Club. Peraturannya sederhana, semakin tinggi lompatannya semakin besar skornya, dan juga ada waktu yang harus diselesaikan oleh peserta.

Snoopy (kelinci atas), kelinci hitam-putih dari kota Jena Jerman, adalah bintang dari klub Kaninhop lokal - dan dia menghabiskan hari-harinya melompati segala macam barikade.
'Snoopy bisa melompat 60 sentimeter (sekitar 2 kaki) , "kata Claudia Fehlen (23) dengan bangga, pendiri dari klub bunny hopping kepada Der Spiegel.

'Dan dia telah melakukan dengan baik di turnamen. Dia kadang berada di urutan kedua, dan dilain waktu urutan ketiga. "

Selama beberapa dekade terakhir olahraga ini telah menyebar jauh dari tanah air Skandinavia dan klub kini bermunculan di beberapa negara Eropa lainnya, AS, Kanada dan bahkan Jepang.

Cara main dan peraturannya bisa berbeda di negara-negara lain, tapi skor tertinggi dihitung dari tinggi lompatan. Selain lompat tinggi juga ada lompat jauh.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7KUbX4wErd5Lh19RyowLIrx01HAguJ1-KVet92jPyAlbmnq9103WCzjByN50LaPrnRn5kNgh7puup_GsNoRlFNkGf56KyLva0EFXIdh0BdewA-fT4XnhONOt8HVoxpJCJKTzs7ToKAlE/s1600/Rabbit+dressage+set+to+take+the+world+by+storm+4.jpg

Cotton Candy the rabbit takes part in a show jumping event at the Kaninhop Club in the village of Jena, Germany. Competitors hop over a variety of different sized mini-jumps. The more jumps they clear the higher their score and there is also normally a time element. The sport of rabbit jumping was born in Scandinavia but has quickly become popular through much of Europe and America...
...A rabbit named James clears a jump

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhefmIBuFug4t2J7OdoaH3NvD1Yf1Wh-gsZ0QDeXbjnVQNDNJR8tK4K6WZd-Cp-TZdk3oz7wEcuof4rf4J4VCkae_djebrbIIHckhOsQ7r-d1erUKGPYj9GBXxmof5Yj836hQSRz_5NFeA/s1600/Rabbit+dressage+set+to+take+the+world+by+storm+2.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIOFud-UGUILTehBQY0OYTIECBQJ5-0LyKDy6XzSpRNNT_trFq2PFtLyf96ZesXo2rmTqyA407qZ4h-RD2abtr2iu1RR4MPBx-E8OkKeKzUwIdi0U5-9dC7n2Og1HnesIkFoQpnk5ABfc/s1600/Rabbit+dressage+set+to+take+the+world+by+storm+3.jpg



Rekor lompatan tertinggi adalah 99.5 cm dan lompatan terjauh adalah 3 meter. Tali kekang diperlukan untuk mengendalikan kelinci. Namun tali kekang ini dikritik aktivis hewan, bahkan mereka menuduh peserta menggunakan cara kekerasan untuk melatih kelinci. Tapi Miss Fehlen membantah hal ini dengan mengatakan tali kekang justru untuk keselamatan hewan itu sendiri, selain juga untuk mengendalikan pertumbuhan populasi kelinci.

Kamis, 01 Januari 2015

Sanggupkah Anda Tinggal Di Desa Yang Dihuni Ratusan Ular?

Keberadaan ular sejak lama ditakuti manusia, tidak lain karena bisa-nya termasuk sangat beracun, namun para penduduk desa Zisiqiaou yang berada di timur Zhejiang, China, malah menghasilkan uang dengan menternakkan ratusan ular yang sebagian besar beracun. Rupanya ular-ular tersebut diternakkan untuk dikonsumsi, dijadikan obat, dan obyek tontonan turis. Karena itulah desa ini kemudian disebut "Desa Ular". Mau tahu?

Lebih dari 160 keluarga petani di Zisiqiaou menternakkan ular-ular beracun termasuk cobra dan piton



A typical resident of 'Snake Village'



Pada tahun 1985, Yang Hongchang - sekarang 60 tahun - mulai menternakkan ular di Zisiqiao, menjual mereka ke pedagang hewan setempat. Dia sekarang menjalankan sebuah perusahaan yang melakukan penelitian pemuliaan dan mengembangkan produk-produk yang terkait dengan ular mulai dari anggur ular sampai bubuk ular.

A typical resident of 'Snake Village'


Para warga sudah terbiasa dengan kehadiran ular, malah mereka tidak takut berdekatan dengan ular


A typical resident of 'Snake Village'


Hongchang menarik sekelompok ular keluar dari ember. Karena permintaan dan dorongan pemerintah untuk mengembang biakkan ular untuk obat tradisional, penduduk desa seperti Hongchang bisa mendapatkan ratusan ribu yuan setiap tahun (6,5 yuan setara dengan satu dolar).

A typical resident of 'Snake Village'

Hongchang sedang mengekstrak bisa ular, walau kegiatan ini menguntungkan namun tetap saja sangat berbahaya.

A typical resident of 'Snake Village'

Beginilah cara menyembelih ular, ular-ular ini akan digunakan untuk bahan makanan yang menjadi favorit disana

A typical resident of 'Snake Village'


Pegawai restoran sedang menggantung ular, siap untuk dibantai. Selain dagingnya sup ular, anggur ular, dan ektrak ular dikonsumsi karena dianggap meningkatkan imunitas tubuh.





 


Olahan ular ternyata tidak hanya dinikmati penduduk lokal namun juga diekspor ke berbagai negara seperti Amerika, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan.



A typical resident of 'Snake Village'


 


Hanya kepala yang tersisa. Ular yang dikeringkan bisa dikirim ke pabrik obat



A typical resident of 'Snake Village'


 


 Daging ular siap disajikan


 


 
A typical resident of 'Snake Village'


 

Foto-Foto Kiprah Anjing Dalam Pertempuran

Perang tidak melulu hanya berhubungan dengan manusia, beberapa diantaranya bahkan melibatkan hewan, kuda awalnya dipergunakan untuk mengangkut suply, bahkan menarik artileri ke garis depan. Nah kali ini kami akan menampilkan foto-foto anjing yang ikut berperan dalam pertempuran.

The Dogs of War: Canines in Combat
Corbis

Anjing yang diterjunkan dalam perang Dunia 1 ikut memakai masker gas, foto kemungkinan diambil dalam periode 1916-1918


The Dogs of War: Canines in Combat
Popperfoto / Getty Images

Tentara Rusia menggunakan anjing selama Perang Dunia II, sekitar tahun 1943. Dalam foto diatas kelihatannya digunakan sebagai sarana transportasi pasukan



The Dogs of War: Canines in Combat
R. A. Elder / Hulton Archive / Getty Images

Anjing-anjing diatas adalah milik militer Amerika, mereka ikut bertugas di Danang, Vietnam tahun 1969.



The Dogs of War: Canines in Combat
Stephen Ferry / Getty Images

Petugas polisi AU Amerika di Panama menggunakan anjing untuk memeriksa pesawat.



The Dogs of War: Canines in Combat
Bay Ismoyo / AFP / Getty Images

Tentara Indonesia (TNI) melatih anjing agar bisa ikut diterjunkan menggunakan tali dari helikopter yang sedang terbang.



The Dogs of War: Canines in Combat
David Furst / AFP / Getty Images

Tentara AL Amerika beristirahat setelah lelah berpatroli di Provinsi Farah, Afganistan. Anjingnya jadi bantal :D



The Dogs of War: Canines in Combat
Behrouz Mehri / AFP / Getty Images

Basco, anjing pelacak bahan peledak dari AU Amerika, menolak masuk ke dalam lubang. Hmmm anjing takut juga ya



The Dogs of War: Canines in Combat
Nick Cunard / Zuma

Anjing bernama Demon ini tidak sedang bertempur beneran namun sedang dilatih di pusat pelatihan anjing di Bangalore, India.



The Dogs of War: Canines in Combat
Brian Denton / Corbis

Goodwin, anjing pelacak bom sedang menggali bahan mencurigakan di tengah jalan Marjah, Afganistan.



The Dogs of War: Canines in Combat
Mauricio Lima / AFP / Getty Images

Pasukan Amerika menanti tim penjinak bom setelah menemukan bom di pinggir jalan kota Marjah.



The Dogs of War: Canines in Combat
Mauricio Lima / The New York Times / Redux

Anjing ini sedang bertugas di Porvinsi Paktika, Afganistan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...